Pengertian dan Berbagai Macam Jenis Domain Internet
Halo semuanya, setelah lama sebelumnya kita pernah membahas tentang website, kali ini saya akan membahas domain. Dalam membangun eksistensi digital, nama domain adalah gerbang utama supaya situs kalian dapat diakses dan dikenali oleh audiens global.
Seringkali pengguna dihadapkan pada kebingungan saat memilih ekstensi domain yang tepat, mulai dari gTLD standar, ccTLD berbasis negara, hingga domain dengan fungsi khusus. Artikel ini akan mengupas tuntas 12 jenis domain internet serta fungsinya, agar Anda memiliki pemahaman menyeluruh dalam menentukan identitas digital yang tepat.
Pengertian Domain
Nama domain adalah nama yang mudah diingat yang terkait dengan alamat IP fisik di internet. Nama unik ini muncul setelah tanda `@` di alamat email, dan setelah `www.` di alamat web. Alamat web akan lebih mudah diingat dan diketik jika Anda menggunakan nama domain dibandingkan menggunakan alamat IP numerik.
Oke guys, jadi berikut ini adalah 12 macam domain yang perlu kalian ketahui:
1. Domain gTLD
Domain gTLD merupakan singkatan dari *Generic Top Level Domain* atau Domain Tingkat Atas Generik (Umum). Domain ini dikelola oleh IANA dan pada umumnya tidak memiliki syarat-syarat khusus dalam penggunaannya, sehingga setiap orang dapat memilikinya selama belum dimiliki orang lain.
Contoh Ekstensi Domain gTLD dan Fungsinya
- .com: digunakan untuk keperluan komersial atau perusahaan.
- .net: digunakan untuk keperluan internet/network seperti provider internet.
- .org: digunakan untuk keperluan organisasi.
- .info: digunakan untuk keperluan informasi.
- .biz: digunakan untuk keperluan bisnis.
2. Domain ccTLD
Domain ccTLD merupakan singkatan dari Country Code Top Level Domain. Ini adalah domain tingkat atas yang dirancang untuk suatu negara atau wilayah berdaulat yang diidentifikasi dengan kode negara. Kode domain ccTLD ini selalu terdiri dari 2 huruf. Biasanya, untuk pendaftarannya itu sendiri, kalian harus patuhi syarat domisili di wilayah tersebut.
Contoh ekstensi domain ccTLD dan negara pemiliknya
- .id: Indonesia.
- .us: United States of America (Amerika Serikat).
- .sg: Singapura.
- .au: Australia.
- .uk: United Kingdom (Inggris).
- .cn: China.
- .fr: France (Prancis).
- .in: India.
3. Domain gccTLD (Generic Country Code TLD)
Ini adalah sebuah kondisi yang amat sangat unik di mana sebuah ccTLD (kode negara) diperlakukan sebagai gTLD (generik) oleh mesin pencari (seperti Google, dsb) karena penggunaannya yang meluas secara global, bukan lagi negara lokal atau asalnya.
Studi Kasus: Domain `vausly.cc`
Contoh nyata yang menarik adalah domain .cc. Secara teknis, .cc adalah ccTLD untuk Cocos (Keeling) Islands. Namun, karena sifatnya yang pendek, domain ini sering digunakan sebagai alternatif `.com` untuk situs komersial atau creative. sebagai contoh ada pada domain `vausly.cc` yang saya miliki. Google menganggapnya sebagai domain global, sehingga ini sangat efektif bagi saya untuk menjadikannya short link tanpa perlu kita kena pembatasan wilayah geografis.
Contoh Ekstensi gccTLD Lainnya:
- .co: Milik negara Colombia, digunakan global sebagai alternatif Company atau Corporation.
- .ac: Milik negara Ascension Island, populer digunakan untuk Academy atau Universitas.
- .me: Milik negara Montenegro, populer digunakan untuk blog pribadi (Me = Saya).
- .tv: Milik negara Tuvalu, digunakan global untuk stasiun Televisi atau konten video.
- .io: Milik British Indian Ocean Territory, sangat populer di kalangan startup teknologi (Input/Output).
- .fm: Milik negara Federasi Mikronesia, populer untuk stasiun Radio dan podcast.
- .cv: Milik negara Cape Verde, digunakan untuk Curriculum Vitae
- .ws: Milik negara Samoa Barat, sering diartikan sebagai Web Site.
- .ai: Milik negara Anguila, dan cocok dengan tren sekarang yaitu tentang artificial intelligence (AI)
4. Domain sTLD
Domain sTLD merupakan singkatan dari Sponsored Top Level Domain. Berbeda dengan gTLD, sTLD memiliki syarat-syarat khusus dan diawasi oleh badan sponsor yang mewakili komunitas tertentu.
Contoh Ekstensi Domain sTLD dan Fungsinya
- .edu: digunakan untuk Institusi pendidikan tinggi.
- .gov: digunakan untuk pemerintah.
- .mil: digunakan untuk militer.
- .aero: digunakan untuk anggota industri transportasi udara.
- .int: digunakan untuk organisasi berbasis perjanjian internasional.
- .coop: digunakan untuk asosiasi koperasi.
5. Domain ccSLD
Domain ccSLD (Country Code Second Level Domain) adalah domain tingkat dua yang berada di bawah payung domain negara. Ini membagi fungsi domain negara ke dalam kategori yang lebih spesifik. Untuk bentuknya memang mirip domain pendek, cuma dia memiliki 2 titik.
Contoh Ekstensi Domain ccSLD dan Fungsinya
- .co.id: digunakan untuk situs web perusahaan atau komersial di Indonesia.
- .ac.id: digunakan untuk situs web perguruan tinggi di Indonesia.
- .sch.id: digunakan untuk situs web sekolah di Indonesia.
- .go.id: digunakan untuk instansi pemerintah Indonesia.
- .or.id: digunakan untuk organisasi di Indonesia.
6. Domain BrandTLD
Domain BrandTLD adalah jenis inovatif di mana perusahaan besar menggunakan nama merek mereka sendiri sebagai ekstensi domain. Domain ini biasanya tidak tersedia untuk dibeli publik.
Contoh Ekstensi Domain BrandTLD
- .google: digunakan oleh merek Google.
- .bmw: digunakan oleh merek BMW.
- .ovh: digunakan oleh merek OVH.
- .youtube: digunakan oleh platform video YouTube.
- .sharp: digunakan oleh merek elektronik Sharp.
7. Domain ngTLD
Domain ngTLD (New Generic Top Level Domain) adalah domain generik baru yang memiliki pilihan ekstensi lebih spesifik daripada gTLD lama.
Contoh Ekstensi Domain ngTLD dan Fungsinya
- .app: digunakan untuk keperluan aplikasi atau software.
- .tech: digunakan untuk keperluan seputar teknologi.
- .store: digunakan untuk keperluan toko online.
- .link: digunakan untuk pemendek tautan (URL).
- .news: digunakan untuk keperluan situs web berita ataupun informasi.
8. Domain GeoTLD
GeoTLD (Geographic TLD) adalah domain yang menggunakan nama komunitas geografis, kota, atau budaya tertentu.
Contoh Ekstensi Domain GeoTLD dan Fungsinya
- .bali: digunakan untuk identitas budaya dan pariwisata Bali.
- .africa: digunakan untuk komunitas Afrika.
- .asia: digunakan untuk kawasan Asia-Pasifik.
- .cymru: digunakan untuk Wales.
- .nyc: digunakan untuk kota New York City.
9. Internationalized Domain (IDN)
IDN adalah domain yang nama atau ekstensinya ditulis dalam karakter non-Latin (seperti huruf Arab, Cina, atau Rusia). Ini memungkinkan akses internet yang lebih inklusif bagi penutur bahasa asli.
- .中国: Domain negara untuk China.
- .рф: Domain negara untuk Federasi Rusia.
- .شبكة: Bahasa Arab untuk "jaringan/web".
10. Reserved DNS (Special Use)
Berdasarkan standar IETF, ada beberapa domain yang sengaja dicadangkan dan tidak akan pernah bisa didaftarkan di internet publik. Tujuannya adalah untuk pengujian dan dokumentasi.
Contoh Reserved DNS dan Fungsinya
- .localhost: Digunakan untuk merujuk ke komputer lokal yang sedang digunakan (IP 127.0.0.1).
- .example: Digunakan khusus untuk contoh dalam dokumentasi atau tutorial.
- .test: Digunakan untuk pengujian perangkat lunak (software testing).
- .invalid: Digunakan untuk menandai sesi yang tidak valid.
11. Infrastructure TLD
Ini adalah domain tingkat atas yang dikhususkan untuk parameter infrastruktur teknis internet. Domain ini tidak digunakan untuk situs web biasa, melainkan untuk pemetaan balik alamat IP dan keperluan teknis jaringan.
Contoh Ekstensi Infrastructure TLD
- .arpa: (Address and Routing Parameter Area). Sampai sekarang, ini satu-satunya domain di kategori ini yang dikelola IANA untuk keperluan teknis mendasar internet.
12. Deep & Dark Web TLD (.onion)
Ini adalah kategori domain "bawah tanah" yang tidak menggunakan sistem DNS standar (ICANN). Domain ini tidak bisa diakses menggunakan browser biasa tanpa konfigurasi khusus.
Contoh
- .onion: Digunakan di dalam jaringan Tor. Domain ini memberikan anonimitas tingkat tinggi dengan menyembunyikan lokasi fisik server dan pengguna. Alamatnya biasanya berupa kombinasi karakter acak yang panjang.
- .i2p: Digunakan oleh Invisible Internet Project (I2P)
- .loki: Lokinet (berbasis Oxen).
Penutup
Ya, jadi begitulah pembahasan kita mengenai 12 jenis domain internet yang membentuk struktur web saat ini. Memahami perbedaan fundamental antara gTLD, ccTLD, hingga strategi saya pemanfaatan gccTLD seperti pada kasus vausly.cc, serta mengenal lapisan domain tertutup seperti .onion akan memberikan kalian perspektif yang lebih luas dalam strategi digital.
Dengan wawasan ini, kalian sekarang udah bisa memilih pilihan ekstensi domain secara lebih bijak sesuai kebutuhan. Dengan cara memastikan bahwa identitas online yang kalian bangun tidak cuma relevan secara teknis, tetapi juga efektif untuk mendukung tujuan branding kalian.
Thank you for reading, guys!
Sumber & Referensi:
- https://en.wikipedia.org/wiki/Top-level_domain
- https://icannwiki.org/Brand_TLD
- https://www.name.com/blog/what-you-should-know-about-gcctlds-and-organic-search
- https://www.startbiz.co.id/blog/pengertian-dan-macam-macam-domain/
- https://tld-list.com/faq
- https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Internet_top-level_domains
- https://www.cloudflare.com/learning/dns/glossary/what-is-a-domain-name/
- https://en.wikipedia.org/wiki/.onion
